Showing posts with label Osama Bin Laden. Show all posts
Showing posts with label Osama Bin Laden. Show all posts

"Tewasnya Osama Ancaman Besar Buat Kita"

Pimpinan Al Qaeda, Osama Bin Laden dikabarkan telah tewas. Jika benar kabar tersebut, menurut komedian Aming justru menjadi sebuah ancaman besar karena berpotensi akan memunculkan Osama-Osama baru.

"Osama tewas, bukan berarti kita jadi lebih nyantai. Malah kita harus (diam), gerakan-gerakan radikal kayak begitu akan semakin banyak. Tewasnnya Osama bukan berarti semuan telah berakhir. Bukannya menakut-naukti, bisa jadi sebuah awal gerakan-gerakan sejenis yang dilakukan oleh Osama-Osama junior," ujar Aming, ditemui di FX, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (4/5/2011).

Pemeran Justin dalam film Cowok Bikin Pusing ini memiliki pandangan bahwa teroris memiliki jaringan yang sangat kuat. Tidak tertutup kemungkinan pengikut Osama akan melakukan aksi balas dendam atas meninggalnya sang pimpinan dalam operasi militer Amerika.

"Justru kita harus lebih waspada lagi. Fokus, jangan sampai  kita lengah dan santai. Terorisme itu kan jaringan yang tidak sesederhana yang kita dengar dan kita baca di media. Tapi lebih kompleks. Gue merasa dengan tewasnya Osama malah merupakan sebuah cikal bakal gerakan-gerakan Osama lain yang akan melakukan modus-modus dengan mekanisme gerakan yang lebih sulit dibaca," urainya.

Bintang film Quickie Express ini mengaku belum begitu yakin dengan tewasnya Osama karena dirinya belum melihat jasadnya, meski kantor berita dunia telah memberitakan. Dengan adanya kabar Osama tewas, Aming berharap keamanan Tanah Air lebih ditingkatkan.

"Gue berharap di sini keamanannya ditingkatkan. Ini harus menjadi perhatian lebih. Terlepas dari terorisme sekarang di Indonesia itu ada NII, gue rasa sih sudah banyak gerakan separatis yang jika kita sepelekan takutnya ini menjadi bom waktu saja," katanya mengingatkan.

Kronologi Penyergapan Osama bin Laden

Washington - Pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, dipastikan tewas. Ia digerebek pasukan kecil Amerika Serikat (AS) di sebuah gedung di Kota Abbottabad, Pakistan. AS telah mengintai gedung ini sejak musim panas 2010.

Seperti dikutip dari Business Insider, Senin (2/5/2011), AS telah mengintai persembunyian Osama selama setahun. AS pun mengirim pasukan khususnya Senin dinihari waktu Pakistan untuk menyergap Osama dan berhasil menewaskan tokoh yang disebut-sebut sebagai otak aksi-aksi terorisme di pelbagai penjuru dunia ini.

Berikut adalah kronologi penyergapan Osama;

Pada musim panas tahun 2010 pejabat militer dan intelijen AS mempelajari keberadaan target operasi tingkat tinggi di sebuah rumah di utara Islamabad. Meski tergolong mewah, rumah tersebut tidak dilengkapi sambungan telepon dan internet.

Maret 2011,
Presiden AS, Barack Obama, menggelar lebih dari lima kali rapat keamanan nasional yang membahas rencana serangan ke rumah tersebut. Obama menyatakan tidak membagi informasi intelijen kepada negara manapun, termasuk Pakistan.

Jumat, 29 April,
Sebelum berangkat meninjau bencana angin tornado di Alabama, Obama memerintahkan CIA dan pasukan khusus militer untuk melakukan serangan. Karena serangan direncanakan untuk dimulai pada hari Jumat, pejabat konsulat AS di Peshawar, Pakistan dievakuasi. Mereka hanya menyisakan beberapa staf penting saja.

Senin, 2 Mei,
Sekitar pukul 01.00 dini hari waktu Pakistan, Pasukan AS menyerbu persembunyian Osama. Serangan tersebut dilakukan oleh pasukan khusus antiteror AS, SEAL Team Six (ST6). Hampir di tiap operasi yang digelar pasukan ini selalu dirahasiakan. Serangan tersebut hanya berlangsung selama 40 menit. Pasukan ST6 AS berhasil menewaskan Osama beserta istri muda dan anaknya serta dua kurir beserta keluarganya. Seorang perempuan dijadikan tameng oleh Osama untuk menghalau peluru pasukan AS. Tak ada anggota pasukan AS yang tewas. Hanya saja satu helikopter AS yang rusak akibat kendala teknis diledakkan oleh pihak AS sendiri.

Pukul 23.30 ET (waktu Amerika Serikat bagian timur) atau pukul 10.30 WIB, Senin 2 Mei 2011, Presiden Obama mengumumkan kematian Osama. Rakyat Amerika menyambut dengan gegap gempita. Mereka berkumpul di Groud Zero dan Gedung Putih dengan membawa bendera AS dan memekikkan 'USA, USA!!'

Setelah dinyatakan tewas, jenazah Osama rencananya akan dikubur. Namun seorang sumber di pemerintahan AS menyatakan tak ada negara yang menerima jasad teroris kelahiran Arab Saudi ini, maka AS memutuskan untuk menguburkannya di laut.

Pejabat yang enggan disebutkan namanya karena masalah keamanan itu tidak mengatakan di laut mana tempat jasad Osama dibenamkan.

Abu Bakar Ba'asyir: Akan Ada Azab

JAKARTA, KOMPAS.com — Abu Bakar Ba'asyir, Amir Jamaah Anshorud Tauhid (JAT), mengingatkan bahwa akan ada azab dari Allah SWT bagi pihak yang telah menewaskan Osama bin Laden, pemimpin kelompok Al Qaeda. Bagi Ba'asyir, Osama bin Laden adalah mujahid.
"Ustaz (Ba'asyir) tadi bilang, Osama itu ulama besar, mujahid besar. Membunuh dia akan menimbulkan azab dari Allah," ucap Hasyim Abdullah, asisten Ba'asyir, seusai menjenguk Ba'asyir di Rutan Bareskrim Polri, Senin (2/5/2011) di Jakarta.
Hasyim mengatakan, Ba'asyir tahu tentang tewasnya Bin Laden dari tayangan televisi. Menurut dia, tidak ada reaksi dari Ba'asyir setelah mendengar kabar itu. "Biasa aja," ujar Hasyim.
Menurut Hasyim, Ba'asyir pernah bertemu Osama bin Laden di Afganistan ketika perang dengan Rusia tahun 1980-an. "Hanya ketika itu saja pertemuannya," ucapnya.
Seperti diberitakan, Osama bin Laden dipastikan tewas dalam operasi militer pasukan khusus Amerika Serikat di Pakistan. Operasi yang telah dirancang lama itu juga menewaskan tiga anggota keluarga Osama.

Osama Bin Laden Telah Tewas

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memastikan bahwa pemimpin jaringan teroris Al Qaeda Osama Bin Laden tewas. Bin Laden dipastikan tewas dalam sebuah  operasi militer.

"Lewat operasi militer AS yang dilakukan di sebuah wilayah Pakistan. Kami pastikan Osama Bin Laden telah tewas," ungkap Presiden Obama dalam konferensi persnya seperti dikutip dari CNN, Senin (2/5/2011).
"Sebuah tim kecil dikirim ke sebuah rumah yang diduga tempat bersembunyi Bin Laden. Baku tembak kemudian terjadi di rumah tersebut," lanjutnya.

Obama menambahkan bahwa operasi tersebut telah berlangsung selama sepekan. Kematian Bin Laden akhirnya dapat dipastikan Minggu malam waktu setempat.

Sebelumny,  militer AS terus berusaha keras untuk meringkus dedengkot teror kelahiran Arab Saudi itu. Usaha  makin gencar setelah Al Qaeda yang dipimpinnya dituduh menyerang gedung World Trade Center di New York dan Gedung Pentagon yang menyebabkan sekira 3.000 orang tewas pada September 2001 lalu.

Namun Bin Laden selalu berhasil melarikan diri dari sergapan pasukan AS dan sekutunya dalam operasi besar-besaran di Pakistan maupun Afghanistan.